Somakaton, 6 Agustus 2026 - Pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam membentuk generasi yang berdaya saing sejak usia dini. Berlandaskan semangat tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 002 Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menyelenggarakan Sosialisasi Melek Pendidikan di SD N 2 Mengangkang dan MI Islamiyah Somakaton sebagai upaya menumbuhkan semangat belajar sejak dini.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin dan Jumat (27 dan 31/7/2026) ini menyasar siswa-siswi di dua sekolah dasar tersebut. Sosialisasi ini berlangsung selama dua hari, dimulai di SD N 2 Mengangkang pada hari Senin dan dilanjutkan di MI Islamiyah Somakaton pada hari Jumat. Program ini menjadi salah satu program pendukung KKN yang berfokus pada penguatan kesadaran pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Sosialisasi menghadirkan dua narasumber, yakni Elsa Dwi Puspita dan Ibnu Haris, yang menyampaikan materi seputar pentingnya pendidikan, motivasi belajar, hingga pengenalan cita-cita kepada para siswa melalui metode yang interaktif dan menyenangkan.
Salah satu narasumber, Ibnu Haris, menegaskan bahwa kesadaran akan pentingnya pendidikan perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar agar semangat belajar anak-anak semakin kuat.
"Kami ingin adik-adik di sini semangat sekolah, tahu kalau belajar itu asyik dan bisa membawa mereka ke mana saja," jelasnya.
Kegiatan sosialisasi ini turut hadir di tengah keprihatinan terhadap tingginya angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Banyumas. Berdasarkan data Sistem Informasi Penanganan Anak Tidak Sekolah (SIPATAS) per Juni 2026, tercatat sebanyak 15.458 anak usia sekolah di Banyumas berstatus ATS, dengan 7.178 anak di antaranya masih menjadi fokus intervensi Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui program "Pasti Sekolah". Angka yang terbilang cukup besar ini menjadi salah satu alasan kuat bagi mahasiswa KKN Kelompok 002 untuk semakin menekankan pentingnya pendidikan kepada siswa-siswi SD N 1 Mengangkang dan MI Islamiyah Somakaton, agar anak-anak yang memiliki masa depan cerah tidak sampai putus sekolah di tengah jalan.
Selama kegiatan berlangsung, siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak berdiskusi dan menyampaikan cita-cita mereka secara langsung di depan teman-teman dan narasumber. Suasana kelas terlihat hidup dengan antusiasme siswa yang aktif bertanya maupun berbagi harapan masa depan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung di kedua sekolah. Banyak siswa yang awalnya malu-malu mulai berani mengangkat tangan dan bercerita tentang cita-cita mereka di depan kelas.
Selain menumbuhkan semangat belajar, kegiatan ini juga diharapkan mampu menanamkan rasa percaya diri siswa untuk terus mengejar pendidikan yang lebih tinggi. Dengan adanya pendampingan lanjutan dari pihak sekolah, kesadaran akan pentingnya pendidikan diharapkan dapat terus terjaga dan berkembang di kalangan siswa SD N 1 Mengangkang dan MI Islamiyah Somakaton.
Bagi mahasiswa KKN UIN Saizu, sosialisasi ini bukan sekadar kegiatan penyuluhan, melainkan bagian dari ikhtiar menanamkan nilai pentingnya pendidikan sejak dini kepada generasi penerus di Desa Somakaton dan sekitarnya. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pihak sekolah, dan masyarakat, KKN UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto terus berkomitmen menghadirkan program pengabdian yang berdampak nyata, memperkuat semangat masyarakat yang melek pendidikan.